Fashion Batik, Ini Filosofi Batik Yang Dikenal Dunia

Kain batik sebagai warisan budaya bangsa bukan hanya sekadar sandang, mengingat dalam batik terdapat filosofi mendalam tentang nilai-nilai. Hal tersebut setidaknya diungkapkan Era Soekamto, perwakilan dari Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) saat bincang-bincang tentang batik di acara The Spectrum of Batik yang digelar di Senayan City, Sabtu (22/10/2016).

Hasil gambar untuk fashion batik


“Perkembangan batik di dunia fashion saat ini sudah cukup bagus, hanya saja masih banyak orang yang mengenakan batik tanpa tahu makna filosofi apa yang terkandung di dalam batik yang dikenakan,” ungkap Era.

Jika anda mempunyai impian untuk memiliki sebuah mobil mewah atau mobil klasik dengan harga yang sangat terjangkau hanya ada di lelang mobil dinas jakarta 2019

Di acara pameran batik yang menampilkan 23 karya desainer ini, Era juga mengatakan, batik memiliki filosofi yang mendalam dan erat kaitannya dengan unsur-unsur spiritualisme.


“Batik itu kan babat dan titik, dia punya subliminal messages, punya pesan tersendiri. Misal motif Parang, itu berasal dari filosofi Panembahan Senopati saat melihat karang yang hancur karena titik air. Jadi dia dapat inspirasi dari itu, makanya motifnya harus diagonal,” kata Era.


Hasil gambar untuk filosofi batik


Ingin brand dan produk Anda dipromosikan oleh influencer di social media? Langsung saja ke influencer marketing forbes sekarang juga. 
 Batik memang bukan hanya perkara fashion, seni tradisi ini selalu menggambarkan setiap tahapan dalam daur hidup manusia dan kedekatannya dengan Tuhan. Filosofi dalam pola batik merupakan harapan dan doa-doa yang menyebabkan batik selalu dihadirkan dalam berbagai upacara adat masyarakat Jawa. serunya pertandingan MU vs LiverPool sbobet

sumber : liputan6.com

Komentar